Gelap Terang

Ketika bekerja di suatu tempat atau di kantor, entah disadari atau tidak, mungkin ada rekan kerja yang iri atau membenci Anda.
Hal ini mungkin saja terjadi karena hasil kerja Anda baik dan memuaskan.
Alangkah melegakan jika tak ada seorang pun yang membenci Anda.

Mari kita simak cerita berikut ini:

Konon, di suatu pagi terjadi percakapan antara Matahari dan Gua.
Matahari berkata,”Temanku Gua, kalau ada waktu, jangan lupa untuk datang mampir ke rumahku, ya?
Rumahku sangat terang dan indah.
Aku percaya kamu belum pernah sekalipun melihat “terang” seterang rumahku.”

Mendapat tawaran seperti itu,
Gua pun tidak mau kalah dari matahari.
“Wahai sobatku, jika kamu punya waktu luang, datanglah ke rumahku.
Kamu akan melihat apa yang dimaksud dengan “gelap” karena rumahku adalah gua yang tergelap di alam semesta.

Suatu ketika, Gua memutuskan mengunjungi sahabatnya Matahari.

Ketika sampai, Gua begitu takjub melihat “terang” yang luar biasa, yang dipancarkan matahari.
“Wah! Ini benar-benar terang!” Kata Gua kepada Matahari.

Kini giliran Matahari berkunjung ke rumah Gua.
Ketika Matahari masuk ke dalamnya, ia tampak bingung dan heran,
“Wahai Gua! Di manakah letak kegelapan yang kau ceritakan?
Bukankah di sini juga terang?”

Jadi, kawanku, inilah yg dimaksud prinsip “terang”:
“Gelap tidak akan dapat menguasai terang.”

Ketika Anda dikenal orang sebagai pribadi yang memiliki sifat “terang” (baik dan menyenangkan), maka akan sulit bagi seseorang untuk iri hati dan terus menerus membenci Anda.

Sekalipun masih ada orang berkepribadian “gelap” yang tidak menyukai Anda, maka percayalah bahwa ia tidak akan berlama-lama membenci Anda.
Ia akan dikejar oleh rasa bersalahnya sendiri karena Anda tetap memperlakukannya dengan baik (memancarkan sifat “terang”)

Ditulis kembali oleh wayan sumarayasa.
–YanMar/source AWY 02–

Artikel Terkait: